Saya Hanya Seorang Petani


Saya Hanya Seorang Petani, yang secara kebetulan sedikit bisa mengoperasikan komputer, Sebenarnya hanya sebatas menghidupkan, mengetik di Microsoft Word kemudian mematikannya. Tentang Blogging Story, ini berawal dari kegiatan saya di Warnet dalam rangka mencari bahan untuk menyelesaikan Tugas Kuliah. Kebetulan juga, setelah menikah saya masih sempat juga sekarang melanjutkan Study di kampus STAI SMQ Bangko, Merangin Jambi.


Saya lahir dan dibesarkan disebuah desa yang berada disebuah lereng Gunung Pesagi, tepatnya di Desa Hujung, Kecamatan Belalau, Kabupaten Lampung Barat, Propinsi Lampung. Namun untuk saat ini dan mungkin seterusnya, saya bersama istri Nur Hidayah tinggal di Desa Tambang Emas A.1, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin, (dulu SARKO ; Sarolangun Bangko) Propinsi Jambi.


Saya pernah juga, menjadi Santri Bengal di sebuah Pondok Pesantren Salafy Cabang Lirboyo yaitu Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi-ien Sindangayu Kecamatan Candipuro Lampung Selatan. Kurang lebih selama 9 tahun, Namun hanya belajar MASAK.


Mengapa saya menyebut diri saya sebagai Seorang Petani, ya karena memang Saya Hanya Seorang Petani, yang tinggal di Desa. Kalau saya menyebut diri saya sebagai Anak Seorang Petani, mungkin pendapat Anda akan lain. tapi memang inilah kenyataannya, Saya memang Seorang Petani yang Setiap pagi harus pergi ke Ladang Karet untuk nderes getah Karet, yang baunya Luar Biasa, Ampyuun Dech. Ternyata ada ya? Blogger berbau Getah! wkwkwkwk. Mengolah blog selagi sempat aja, 80% Aktivitas via HP, makannya kadang2 jempolku sakit.


Good Luck To Blogger Indonesia.
LihatTutupKomentar