Rencana Membuka Usaha Budidaya Belut

budidaya belut, budi daya belut, belut, ikan belut, budidaya belut jambi, budi daya belut jambi, bibit belut jambi


Cerita rencana membuka usaha budidaya belut ini, berawal tadi malam. ketika saya dan teman-teman yang merupakan Jam'yah Badan 'Amil Zakat, Infaq & Shodaqoh (Bazis) dua dusun Tanjung Emas & Subur Sari di desaku sedang mengadakan pertemuan, guna memusyawarahkan Program dan perkembangan Jam'iyah kami kedepan. Musyawarah ini rutin diadakan setiap bulan sekali, tepatnya pada pertengahan bulan. Setelah acara selesai, sebagian anggota jam'yah langsung pamit undur diri. sementara saya dan teman-teman yang lain, diantaranya Ustadz Musta'in, Kang Wanto, Kang Muh dan Saya sendiri belum ingin meninggalkan majlis dan asyik ngobrol-ngobrol seputar aktifitas masing-masing.


Malam mulai larut, obrolan kamipun terus berlanjut sampai jauh, mulai dari hal-hal yang menyangkut pribadi sampai hal-hal yang bersifat non pribadi, pokoknya tetek bengek lah. Nah! Ketika waktu sudah menunjukkan pukul sebelas lebih, ternyata obrolan kami telah sampai kebabakan peluang usaha dan bisnis.


Salah satu dari kami yaitu Kang Muh, mengusulkan untuk membentuk kelompok Usaha Tani, dan kamipun sepakat untuk menyetujui usulan tersebut. Setelah ngobrol ngalor ngidul tentang usaha apa kira-kira yang cocok, akhirnya saya mengusulkan untuk membuka usaha budidaya belut. Setelah saya menjelaskan secara panjang lebar prospek kedepan Dan strategi pemasaran budidaya belut ini, tak dinyana! usulan saya ini mendapat sambutan yang positif dari teman-teman yang lain.


Karena kebetulan saya membawa Hand Phon, kang wanto langsung meminta saya untuk googling alias browsing alias searching melalui mobile blogging via HP Nokia 7610. Dan alhamdulillah ketika saya memasukkan keyword bibit belut jambi langsung menemukan hasil yang memuaskan. Saya masuk pada salah satu blog network marketing yang memasang iklan dari penyedia bibit belut di wilayah jambi, Namanya kang rohim. Saya langsung mencatat No HP berikut alamat emailnya. Namun sayang ketika dihubungi HP beliau sepertinya dalam keadaan tidak aktif.


"HP nya mungkin dimatikan karena sudah malam", kata Ustadz Musta'in, "kita hubungi besok saja" lanjutnya lagi. "Ok! Kalo gitu obrolan ini, kita cukupkan sampai di sini dulu" kata kang wanto, menanggapi usulan Ustadz Musta'in.


Akhirnya kami meninggalkan majlis dan pulang kerumah masing-masing. Tentunya dengan membawa rencana besar, yaitu sebuah rencana untuk mendirikan kelompok usaha tani dan membuka usaha budidaya belut. Dan kami akan berkumpul lagi, setelah salah satu dari kami berhasil menghubungi kang rohim, si penyedia bibit belut jambi itu.


Ocre! Untuk sementara cerita Rencana Membuka Usaha Budidaya Belut ini saya cukupkan sampai di sini dulu, kapan-kapan kita sambung lagi. Sedangkan untuk alasan saya kenapa memilih Membuka Usaha Budidaya Belut, Insya Allah akan saya ceritakan kemudian hari.


By Indonesia Menulis.
LihatTutupKomentar