Tuan Rumahnya Kemana Ya?
Kemarin rumahku sengaja aku tinggal sebentar untuk keperluan yang ndak bisa ditinggalkan, ternyata waktu saya pulang sudah banyak tamu yang datang, diantara mereka ada kangboed, Dan beliau nanya Tuan Rumahnya Kemana Ya?. Waduh ditanya Tuan Rumahnya Kemana Ya?, saya jadi malu, bagaimana mungkin rumahnya dibiarin kosong?
Saya mohon maaf, beberapa minggu belakangan saya memang jarang mengupdate blog ini, mungkin saya salah memilih url dan title blog Indonesia Menulis, harusnya blogger pemalas.
Bukan tanpa alasan tidak mengurusi blog ini, awalnya saya sibuk optimasi seoku, kemudian minggu ini saya sedang mengikuti ujian semester, ditambah lagi sedang ada masalah dengan budi daya jamur tiram yang sedang saya kembangkan. Jadi ya terpaksa untuk sementara blog ini jadi terabaikan. Saya tau tidak ada yang menunggu tulisan-tulisan saya, tapi meski tak ada yang menunggu tetep aja ada yang beranggapan punya blog kok gak diurus.
Selain hal diatas, jujur saja saya memang jarang menanggapi komentar yang masuk di blog ini, bukanmya saya tidak mau, tetapi karena saya merasa kesulitan dalam hal ini. Saya memang pengguna blogspot, namun untuk sementara waktu, saya tidak begitu friendly pada komentar blogspot. Ini dikarenakan aktifitas ngeblog kita beda, anda bisa tersenyum di depan komputer, sementara saya hanya menjalani aktifitas ngeblog dengan Hape Butut Nokia 7610. Dan berkomentar di blog berflatfrom blogspot saya selalu kesulitan, dan kalaupun berhasil ini akan banyak menguras pulsa hape saya. Saya haraf teman-teman dapat memaklumi, doakan dan dukung saya di kontest seo Rusli Zainal Sang Visioner, kalo menang mungkin saya baru bisa beli komputer.
Ini juga yang melatar belakangi pernyataan saya komentar sosial dan sukarela, memang berat menjalani aktifitas mobile blogging via HP nokia 7610. Ternyata saya semakin hanyut dalam mimpi tentang keinginan saya untuk segera memiliki komputer, meski saya turut menyuarakan Stop Dreaming Start Action. Sampai detik ini saya belum juga terjun ke dunia bisnis online, saya masih tetap seorang petani.
Di Kontest Seo rusli zainal sang visioner pun saya masih tetap seperti seorang pemimpi. Mungkinkah saya akan menang? Jika begitu sulit mencari dukungan dari blog lain, susah menemukan teman untuk berkoalisi meski saya sudah mencoba melirik blogger lain. Akhirnya muncul pertanyaan siapa sebenarnya yang mereka dukung?
Saya ingin menjadi pemimpi yang bisa kerja keras, bukankah kita semua tau Allah tidak pernah mengingkari janji, apalagi keluarga saya selalu mendukung jalan pilihan saya.
Sampai di sini, saya seperti kurang genap. Mau menulis dan mencari dimana tuan rumah? Kok malah curhat, ya biarlah, mungkin ini bisa mengurangi beban sekedar mewakili isi hati. Barangkali ada yang tertarik untuk menekan kontrak politik guna mendukung saya di pacuan seo rusli zainal sang visioner, sehingga saya bisa mencapai hasil ahir yang memuaskan.
Saya ingin memulai apa yang bisa saya lakukan, jika bisa kenapa tidak.
By Indonesia Menulis.
