Ustadz Abu Sangkan Versus Abu Umamah
Beberapa Jam yang lalu, saya kedatangan tamu seorang sahabat, namanya mas wanto. Seperti biasa kalo sudah ketemu, kami ngobrol ngalor ngidul, ditemani kopi hangat, rokok surya ditambah hidangan jajanan ringan turahan hari raya (THR), jadi obrolan makin mantabs saja, apalagi dihadapan kami ada keripik jamur tiram, yang rasanya sangat nikmat ngungkuli rasa enaknya keripik belut.
Sambil terus ngemil, tiba saatnya kang wanto bercerita tentang Ustadz Abu Sangkan, yang katanya "di bulan puasa kemarin sering muncul di acara Metro TV membahas tentang Kaifiyyah Shalat.
Terus terang nama ustad Abu Sangkan masih sangat baru di telinga saya, selama hidup di indonesia, emang dulu hidup dimana? maklum saya gag punya TV. Nah! Dalam obrolan segar tersebut kang wanto bercerita kalau dia sangat tertarik dengan konsep belajar shalat khusu' yang diajarkan oleh ustadz abu sangkan.
Saya pun mantuk-mantuk saja mendengarkan cerita dari kang wanto. Setelah kang wanto pulang, saya jadi penasaran dan ingin tahu lebih jauh tentang konsep belajar shalat khusu' yang diajarkan ustadz abu sangkan. Saya juga jadi tertarik untuk mencari tahu, tentang siapa sebenarnya ustadz abu sangkan?. Terus ngambil HP Nokia 7610 kesayangan, ceck pulsa, terus browsing alias googling. Ni HP Nokia 7610 emang mantabs, meski gag punya TV tapi teuteup bisa ngeblog. indosat
Hanya saja cukup mengejutkan, keyword abu sangkan menghantarkan saya ke sebuah blog forum indonesia yang mana di dalam forum tersebut terdapat artikel yang menyebutkan tentang penyimpangan-penyimpangan abu sangkan. Kalau tidak salah penulisnya bernama ustadz abu umamah. Inti dari Artikel tersebut adalah ustadz abu umamah menganggap bahwa konsep belajar shalat khusu' yang diajarkan dan dikenalkan oleh ustadz abu sangkan adalah bid'ah. Saya tidak apa ini fitnah, tuduhan atau apalah namanya! Yang jelas dalam artikel forum tersebut menyiratkan perbedaan pendapat dan pandangan antara dua orang ustadz.
Weleh-weleh ustadz kok malah pada ribut, jadi bikin ribet ummat aja, pada rebutan benar semua kaya robot aja. Kesimpulan sementara, berarti Ustadz Abu Sangkan Versus Abu Umamah. Waduh kepiye iki to.
Yo wislah sampai di sini cerita kali ini, besok pasti disambung lagi. Wis ngantuk aku. Salam sungkem dan salam cinta kepada Ustadz Abu Sangkan dan Ustadz Abu Umamah semoga keduanya bisa segera duduk bersanding untuk bermusyawarah sesuai ajaran Al Qur'an.
