Harga Sawit Mulai Naik


Harga TBS (Tandan Buah Segar) Kelapa Sawit mulai naik, bahkan di tingkat petani harga sawit lebih tinggi dari harga yang ditetapkan oleh Dinas Perkebunan Propinsi Jambi. Di desa tempat tinggal saya, harga sawit dari petani ke perusahaan sekitar Rp 1.400 s/d Rp 1.460 per kilonya, ditempat lain ada yang sudah mencapai harga Rp 1.650/Kg, padahal harga yang ditetapkan oleh Dinas Perkebunan Propinsi Jambi sebesar Rp 1.366/Kg.


Saya sempat bingung juga "kenapa harga beli perusahaan kepada petani lebih tinggi dari harga yang ditetapkan Disbun?". Iseng-iseng hal ini saya tanyakan kepada salah seorang Asisten Manager PT. KDA (Kresna Duta Agung), yaitu pak Dudy Iskandar melalui email, dan Alhamdulillah beliau langsung membalas Email yang saya kirim. Kira-kira begini Email balasan dari Pak Dudy 'Alhamdulillah kabar saya baik Kang Mus, Oo... masalah perbedaan harga sawit itu? Perusahaan hanya menyesuaikan dengan harga yang berlaku di lokasi pembelian. kalo kami beli lebih murah, nanti para petani malah pada lari ke Perusahaan lain. Dan harga yang ditetapkan Disbun adalah harga terendah, karena itu perusahaan boleh membeli lebih mahal, yang gak boleh - beli di bawah harga yang ditetapkan'. Langsung aja saya balas 'O... gichu to baru nyaho ane, wkwkwkwk'.


Kenaikan harga Sawit ini menjadi kabar gembira bagi petani sawit di Propinsi Jambi, Khususnya bagi saya dan masyarakat yang berada di sekitar saya. Karena memang sekitar 65% penghasilan warga di sekitar saya berasal dari perkebunan sawit, 20% dari ladang karet, dan sisanya lain-lain. Tiada ungkapan yang berharga kecuali bersyukur dengan senantiasa mengucapkan Alhamdulillahi robbil 'alamiin.


Sebelumnya! saat krisis global, harga sawit mengalami penurunan yang sangat drastis, hingga Rp. 250/Kg atau Rp 250 ribu per Ton. Padahal sebelum turun menjadi Rp. 250/KG, harga sawit pernah mencapai Rp1875/Kg. Jauh banget kan turunnya?... Yach namanya juga pengaruh krisis global!


Saya sangat berharaf harga sawit akan kembali normal seperti semula, kalo bisa sich minimal Rp. 5000,-/Kg, dan minyak makan-nya berapa ya??...


Sumber Referensi : Kantor KUD Tambang Emas, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin, Propinsi Jambi.


By Indonesia Menulis.
LihatTutupKomentar